Showing posts with label Wawancara Kerja. Show all posts
Showing posts with label Wawancara Kerja. Show all posts

29/11/2021

Jangan Lupa! Tanyakan Ini ke HRD saat Interview Kerja

Jangan Lupa! Tanyakan Ini ke HRD saat Interview Kerja

Jangan Lupa Tanyakan Ini ke HRD saat Interview Kerja
Foto oleh Tima Miroshnichenko dari Pexels

Lowonganrembang.com -  Interviewer akan mengatakan "Ada yang mau ditanyakan?" ketika proses interview hampir berakhir.  Maka, jangan pernah katakan “Tidak ada,” atau “Sudah cukup,”.

Hal ini bisa membuatmu terlihat kurang antusias melamar di perusahaan itu.

Yep, supaya kamu enggak nyesel nantinya. Maka, hindari pertanyaan yang terlalu umum dan sensitif ya. Justru penting loh buat bertanya urusan esensial, sekaligus untuk menunjukkan seberapa kamu bisa berpikir strategis. 

Ini contoh pertanyaannya: 

"Saya akan bekerja bersama siapa saja?” dan “ Apakah ada rolling pekerjaan dengan divisi lain?”

Pertanyaan ini  penting buat tahu cakupan pekerjaanmu secara luas. Karena biasanya enggak dijelasin di awal. 

Selain itu, kamu biar enggak melulu bertanya soal  “Saya nanti ngerjakan apa?” atau “Kualifikasinya gimana ya?” 

Karena pertanyaan seperti ini biasanya sudah dijelaskan di deskripsi info loker. 

“Untuk satu semester, target utama dari posisi yang saya lamar apa?”

Selain buat menunjukkan antusiasmu, pertanyaan ini juga bisa jadi pemahaman kira-kira nanti kamu bisa berkontribusi buat apa. 

“Bagaimana dengan sistem evaluasi dan benefit yang diterapkan di perusahaan ini?” dan “Seperti apa jenjang karir untuk posisi yang saya lamar?”

Kamu wajib tahu kejelasaan mengenai (apabila) terkena sanksi tertentu,  gimana kamu bakal dinilai,  benefit tambahan yang bisa kamu dapat, serta  tentang  career growth dan career development. 

“Apa ekspektasi yang diharapkan untuk saya  setelah gabung di sini?”

Catat, nih! Dengan pertanyaan ini, kamu bisa tahu kira-kira apa saja sih hal yang bisa kamu berikan kepada perusahaan demi mencapai goals perusahaan tersebut. 

Oh ya, penting!!! Sebelum interview cobalah buat cari tahu tentang produk perusahaan. Selain jadi bekal bertanya, ini bisa jadi nilai plus tersendiri loh.  

Misal : Kamu terlebih dahulu explore fiture-fiture produk perusahaan, tanyakan bagian yang kurang kamu pahami dan kasih masukan buat pengembangan ke depannya.  It could impress the interviewer.

Santai saja, jangan takut bertanya. Karena malu bertanya sesat di perusahaan. Semoga artikel ini membantu proses kelancaran wawancaramu nanti, ya! (YT) 

Jangan lupa baca artikel menarik seputar karir lainnya di lowonganrembang.com 

  • Penulis : Setia Yuuta 

 
Jika ada pertanyaan hubungi kami : 

14/11/2021

Cara Menceritakan Kelebihan dan Kekurangan Diri dalam Wawancara Kerja

Cara Menceritakan Kelebihan dan Kekurangan Diri dalam Wawancara Kerja

Cara Menceritakan Kelebihan dan Kekurangan Diri dalam Wawancara Kerja
Foto : unsplash.com/You

Lowonganrembang.com -  Terlihat gampang namun perlu hati-hati dalam menjawab pertanyaan “Apa kelebihan/kekuranganmu?” dalam wawancara kerja.

Menceritakan kelemahan dan kekurangan diri harus dipersiapkan dengan matang dan jujur. Jika kamu telah melakukan persiapan untuk menjawab pertanyaan ini, maka akan lebih enjoy dan kemungkinan diterima pun lebih tinggi.

Berikut lowonganrembang.com rangkum dari pengalaman penulis, Minggu (14/11/2021) tentang cara menceritakan kelebihan dan kekurangan diri saat wawancara kerja.

Pertama, Kita bahas pertanyaan "Apa Kelebihanmu?" 

Human Resource (HR) akan menilai kelebihanmu bisa sesuai dengan kebutuhan posisi yang dicari atau tidak. Jadi, strategi menjawabnya kamu bisa menulis : 

1. Daftar skill yang dibutuhkan untuk posisi tersebut. 

Misalnya berupa: pendidikan, soft&hardskill, sertifikasi, dll. Nah, dari riset ini kamu bisa menyesuaikan dengan kelebihan yang kamu miliki.

2. Pilihlah skill  yang mendekati dengan yang dibutuhkan di lowongan tersebut. 

Contohnya, ketika kamu dapat info loker “Lowongan Kerja Sopir DAY7 Entertainment Rembang” dari lowonganrembang.com. Jelas saja lowongan tersebut membutuhkan skill mengemudi (driving).

Maka, katakan kalau kamu bisa mengemudi dengan baik dan punya SIM yang masih aktif. Sehingga relate dengan pekerjaan tersebut.

3. Ceritakan pengalamanmu menerapkan masing-masing skill dan juga hasilnya.

Misal : Skill mengemudi tadi. Kamu pernah menjadi sopir bupati Rembang selama beberapa tahun, atau kamu pernah freelance jadi driver sampai ke luar kota, dan selalu mendapat bonus kinerja karena mencapai target.

Jangan lupa, hindari kalimat yang terkesan menyombongakan diri. Antara lain :  saya sangat pintar, pekerjaan tersebut sangat mudah, dll. 

Berikutnya, Kita bahas pertanyaan "Apa Kekuranganmu?" 

Human Resource (HR) mencari sesuatu yang menunjukan kalau kamu adalah seorang yang mau belajar hal-hal baru. Bersedia menerima tantangan baru di posisi itu. Tentunya ketika HR tahu kelemahanmu, ia akan yakin bahwa kamu bisa belajar untuk mengatasinya.

1. Ketika kamu bingung sama kelemahanmu, bisa lho tanya teman atau keluarga dekat.
 
2. Sebaiknya kamu mencari kelemahan yang sudah kamu coba untuk memerbaikinya. Jadi, HR akan melihat usahamu untuk mengatasi kelemahanmu itu. 

Misalnya : Kamu bilang kelemahanmu enggak bisa memanajemen waktu dengan baik. 

Nah, bilang juga usahamu untuk mengatasinya. Contohnya yaitu dengan membuat daftar tugas yang akan kamu kerjakan hari itu di buku atau di ponsel. Serta mengatur timer di ponsel selama beberapa jam tertentu.

3.  Adapun yang harus dihindari adalah, kamu menceritakan kelemahan tetapi kesannya merendah untuk meroket. 

Contoh : "Saya itu orangnya sangat pekerja keras, jadi kadang lupa waktu" atau "Saya sepertinya tidak memiliki kelemahan" atau "Saya tidak tahu kelemahan saya".

Semoga setelah membaca artikel ini kamu dapat memperbaiki diri, dan mendapatkan peluang pekerjaan yang lebih besar. Jangan malu pada kekurangan diri, akan tetapi teruslah berlatih untuk menjadi lebih baik.

Selain itu, tunjukan semangat dan antusiasmu saat wawancara ya! Semoga berhasil! (YT)

  • Penulis : Setia Yuuta 

Jika ada pertanyaan hubungi kami :