Cara Pemutakhiran Desil Lewat DTSEN di dtsen-form.bps.go.id, Begini Langkahnya
Pemutakhiran desil melalui DTSEN menjadi salah satu hal yang banyak dicari masyarakat, terutama bagi keluarga yang merasa kondisi sosial ekonominya sudah berubah tetapi data yang tercatat belum sesuai.
Badan Pusat Statistik (BPS) menyediakan kanal resmi Cek DTSEN yang dapat digunakan masyarakat untuk memperbarui informasi kondisi sosial ekonomi dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Kanal tersebut dapat diakses melalui dtsen-form.bps.go.id. BPS menyebutkan bahwa kanal ini merupakan kanal resmi untuk memperbarui informasi kondisi sosial ekonomi masyarakat dalam DTSEN.
Apa Itu DTSEN?
DTSEN merupakan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional yang menjadi rujukan bersama pemerintah dalam perencanaan, penetapan sasaran, dan evaluasi berbagai program.
DTSEN dibangun dengan mengintegrasikan sejumlah sumber data, termasuk DTKS, P3KE dan Regsosek, kemudian diperkaya dengan data administratif serta disinkronkan dengan data kependudukan.
BPS bertugas menyusun dan mengelola DTSEN, sementara pemutakhiran dilakukan melalui berbagai sumber dan melibatkan kementerian/lembaga serta pemerintah daerah.
Apa yang Dimaksud dengan Desil DTSEN?
Desil merupakan pengelompokan keluarga berdasarkan posisi relatif tingkat kesejahteraannya.
Keluarga diperingkatkan berdasarkan berbagai karakteristik sosial ekonomi, kemudian dibagi menjadi 10 kelompok.
Secara umum:
- Desil 1 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling rendah.
- Desil 2 berada pada kelompok berikutnya.
- Desil 3 dan seterusnya berada pada posisi yang semakin tinggi.
- Desil 10 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling tinggi.
Namun, penting dipahami bahwa desil bukan angka pendapatan dan bukan ukuran tunggal kemiskinan. Keluarga dengan desil yang sama juga belum tentu mempunyai pendapatan, pengeluaran, maupun kondisi sosial ekonomi yang persis sama.
Mengapa Data Desil Perlu Dimutakhirkan?
Kondisi sosial ekonomi keluarga dapat berubah dari waktu ke waktu. Misalnya, seseorang yang sebelumnya belum bekerja kemudian mendapatkan pekerjaan, kondisi rumah mengalami perubahan, anggota keluarga bertambah atau berkurang, atau terjadi perubahan kepemilikan aset.
Karena itu, data DTSEN perlu terus diperbarui agar semakin menggambarkan kondisi masyarakat terkini.
BPS menjelaskan bahwa pemutakhiran DTSEN dilakukan melalui berbagai sumber, termasuk data administrasi, sensus dan survei, pemutakhiran oleh kementerian/lembaga dan pemerintah daerah, pengecekan lapangan, serta pembaruan yang disampaikan masyarakat.
Cara Pemutakhiran Data melalui dtsen-form.bps.go.id
Bagi masyarakat yang menemukan informasi mengenai dirinya atau keluarganya belum sesuai kondisi sebenarnya, pembaruan dapat disampaikan melalui kanal Cek DTSEN.
Berikut gambaran langkahnya:
1. Buka situs Cek DTSEN
Akses situs resmi:
Pastikan mengakses situs resmi BPS dan berhati-hati terhadap situs atau pihak lain yang mengatasnamakan pemutakhiran DTSEN.
2. Ikuti proses pada halaman Cek DTSEN
Setelah situs terbuka, ikuti petunjuk yang tersedia pada halaman tersebut untuk melakukan pengecekan dan pemutakhiran informasi.
3. Periksa informasi sosial ekonomi keluarga
Pastikan informasi yang diberikan sesuai dengan kondisi sebenarnya. Data sosial ekonomi yang berkaitan dengan pengelompokan kesejahteraan antara lain identitas kependudukan, pendidikan, pekerjaan, kondisi tempat tinggal, akses sanitasi dan air minum, kesehatan dan disabilitas, kepemilikan aset, serta kepemilikan usaha.
4. Perbarui data yang belum sesuai
Apabila terdapat informasi yang tidak sesuai dengan kondisi terbaru, lakukan pembaruan melalui mekanisme yang tersedia.
Masyarakat sebaiknya mengisi informasi dengan jujur dan sesuai keadaan sebenarnya, bukan berdasarkan perkiraan mengenai desil yang diinginkan.
5. Kirim pengajuan pemutakhiran
Setelah informasi diperiksa, ikuti proses pengiriman yang tersedia di kanal tersebut.
Selanjutnya, informasi yang diberikan akan menjadi bagian dari proses pemutakhiran DTSEN.
Apakah Setelah Mengisi Data Desil Langsung Berubah?
Tidak otomatis.
Ini merupakan hal penting yang perlu dipahami masyarakat.
Mengubah satu informasi sosial ekonomi tidak berarti posisi desil langsung berubah. BPS menjelaskan bahwa penentuan desil mempertimbangkan berbagai karakteristik sosial ekonomi secara bersama-sama.
Dengan demikian, apabila seseorang memperbarui satu indikator, misalnya pekerjaan atau kepemilikan aset, belum tentu hasil akhirnya membuat desil berubah.
Desil merupakan hasil pemeringkatan relatif berdasarkan berbagai karakteristik.
Berapa Lama Pemutakhiran Desil Diproses?
Untuk pemutakhiran DTSEN secara umum, hasilnya mengikuti siklus pemutakhiran DTSEN.
BPS menjelaskan bahwa pemutakhiran DTSEN dilakukan secara triwulanan. Namun, terdapat mekanisme tertentu untuk kebutuhan khusus.
Sebagai contoh, BPS pada Agustus 2026 menjelaskan adanya mekanisme pemutakhiran yang berkaitan dengan kebutuhan pendaftaran KIP Kuliah (KIP-K), yang memungkinkan hasil pemutakhiran desil diketahui sekitar dua minggu. Mekanisme tersebut berbeda dengan pemutakhiran desil secara umum.
Jadi, masyarakat sebaiknya tidak menganggap bahwa setiap pengajuan melalui Cek DTSEN pasti menghasilkan perubahan desil dalam waktu yang sama.
Selain Cek DTSEN, Di Mana Bisa Memperbarui Data?
BPS menjelaskan bahwa masyarakat juga dapat menyampaikan pembaruan melalui beberapa mekanisme resmi lainnya, antara lain:
- Cek DTSEN melalui dtsen-form.bps.go.id;
- Cek Bansos Kemensos;
- aplikasi Cek Bansos;
- SIKS-NG melalui operator desa/kelurahan.
Pemutakhiran juga dapat dilakukan melalui berbagai sumber lain yang menjadi bagian dari proses pengelolaan DTSEN.
Jangan Salah Memahami Desil
Masyarakat perlu memahami bahwa desil bukan daftar penerima bantuan.
Desil digunakan sebagai salah satu informasi untuk membantu pemerintah dalam menentukan sasaran atau prioritas program sesuai tujuan dan ketentuan masing-masing program.
Karena setiap program mempunyai persyaratan dan ketentuan tersendiri, seseorang yang berada pada desil tertentu tidak otomatis berarti pasti menerima suatu bantuan atau program pemerintah.
Kesimpulan
Pemutakhiran data sosial ekonomi melalui DTSEN penting dilakukan apabila informasi mengenai kondisi keluarga sudah tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya.
Masyarakat dapat menggunakan kanal resmi dtsen-form.bps.go.id untuk menyampaikan pembaruan informasi. Data yang diperbarui kemudian menjadi bagian dari proses pemutakhiran dan penghitungan DTSEN.
Perlu diingat, pengajuan pemutakhiran tidak otomatis mengubah desil. Posisi desil ditentukan berdasarkan berbagai karakteristik sosial ekonomi yang dihitung secara bersama-sama dan posisi relatif keluarga dalam pemeringkatan.
Dengan aktif memperbarui data sesuai kondisi sebenarnya, masyarakat turut membantu meningkatkan kualitas DTSEN sehingga data sosial ekonomi yang digunakan pemerintah semakin akurat dan mutakhir.
